CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Senin, 20 Februari 2012


..:: DIA TAHU ::..


"Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24)


“Saya memerlukan minyak,” kata seorang pendeta,
maka ia pun menanam pohon zaitun.

Pendeta itu berdoa, “Tuhan, pohon ini memerlukan hujan, agar akarnya dapat minum dan tumbuh.”
Tuhan pun mengirimkan hujan gerimis.

Pendeta itu berdoa lagi, “Tuhan, pohonku memerlukan cahaya matahari, berikan hari yang cerah.”
Matahari pun bersinar terik.

Pendeta itu khawatir pohonnya akan mati kepanasan, maka ia pun berdoa lagi, “Tuhan, berikan hujan es agar pohonku merasa sejuk.”
Dan Tuhan mengirim hujan es.
Pohon itu tampak segar tetapi pada sore harinya layu dan mati.

Pendeta itu menceritakan hal yang aneh itu pada
temannya yang juga seorang pendeta.
Temannya berkata, “Saya juga menanam pohon zaitun, dan lihatlah pohon itu tumbuh dengan baik.
Saya telah mempercayakan pohon itu sepenuhnya pada Tuhan.
Ia telah meciptakannya, tentu tahu apa yang diperlukan daripada aku, seorang manusia.”

“Saya tidak memberi syarat apa-apa, saya hanya berdoa, Tuhan, kirimkan apa yang diperlukan pohonku ini.
Badai, cahaya matahari, hujan, angin atau apapun. Engkau telah menciptakannya dan tentu Engkau tahu yang dibutuhkannya.”


****
Seringkali kita berpikir diri kitalah yang paling mengerti mengenai apa yang kita butuhkan sehingga kita berdoa dengan petunjuk yang jelas apa yang harus dilakukan oleh Tuhan, mendikte Tuhan, Pencipta kita.

Sadarkah kita bahwa Tuhan sebenarnya tahu apa yang menjadi kebutuhan kita dengan tepat?

Marilah kita mulai belajar untuk berserah pada rencanaNya dalam doa dan dengan ucapan syukur.
Bukankah Tuhan Yesus sendiri telah memberikan contoh pada kita?

"Ya Allah, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."

Biarlah kita meneladaniNya.

ĤäĽЄĽüΎαĤ † Amin.

Ťūhα̲̅η ♍εmβεя̥ќα̲̅ƫɪ̍̊ kita semua.

0 comments: